
DRESS HARGA 50RB - Gaun import LANGSUNG dari pabriknya, harga murah, kualitas boutique. Blog ini tentang: Toko / PenJUAL / Distributor / Supplier GAUN PESTA MURAH dengan Harga Grosir / Pabrik SUPER Murah, Pesan / Beli SEKARANG!!! Untuk Mendapatkan HARGA PROMO + BONUS!!!




















DRESS HARGA 50RB
Perkawinan pasti menjadi ihwal yg begitu istimewa untuk tiap pasangan, tidak terkecuali org banyak terdekatnya. Apalagi bila hingga diminta bagi berubah pengapit atau groomsmen dengan kata lain pendamping sang mempelai. Wah, rasanya senang beserta terhormat banget, deh! Pada dasarnya, pager ayu atau groomsmen berasal dari org byk terdekat sang mempelai, bisa sahabat sejak kecil, sahabat baik, alias lebih-lebih saudara sepupu.
Nah, bila sewaktu ini bro/sis sering diminta membarengi mempelai, kira-kira pembaca udah tahu 7 fakta di balik bridesmaids dengan groomsmen ini nggak, ya?
DRESS HARGA 50RB
Semuanya berawal dari zaman Romawi kuno
Ternyata, tradisi bridesmaids serta groomsmen ini udah ada dari zaman dulu, lho! Lbh tepatnya Romawi kuno. Uniknya, ternyata kehadiran para pendamping pengantin ini tidak sekadar meramaikan bersama menghias pelaminan doang, melainkan utk mengamankan sang brides dari ruh-ruh jahat yang mungkin ada di 24 hour pernikahan. Wih!
DRESS HARGA 50RB
Usah berbusana mirip dengan sang mempelai
Bila di wkt sekarang, umumnya para pager ayu dan groomsmen semata-mata mengenakan fashion dengan dandanan dengan nuansa warna dengan tipe seragam. Tapi, di era Romawi kuno, para pendamping ini wajib berdandan benar-benar mirip dengan sang mempelai. Baju yang dikenakan pager ayu usah persis dengan brides cewek, pun groomsmen yg mesti berdandan persis si pengantin cowok. Gunanya merupakan mengecoh roh-roh jahat itu supaya tak tahu mana mempelai yang asli.
DRESS HARGA 50RB

Groomsmen nggak untuk mempelai cowok
Yap, ternyata di masa dulu, kehadiran groomsmen justru tak bakal menyertai pengantin cowok, lho! Melainkan utk mengontrol & mengamankan sang pengantin cewek. Konon, masalah ini dilakukan supaya mereka bisa memelihara si cewe dari berpeluang dicurinya mas kawin pada saat itu. Hmm!
DRESS HARGA 50RB
Ternyata, nominal bridesmaids bersama groomsmen pun nggak mampu bebas, nih. Masing-masing butuh berjumlah 10 orang serta berdiri di sisi kanan dan kiri mempelai. Alasannya sebab di masa Romawi kuno, saksi wedding itu berjumlah minim 10 orang.
DRESS HARGA 50RB
Termodifikasi di era Victoria
Nah, mulai memasuki zaman Victoria yaitu di masa pemerintahan Ratu Victoria (1837 -1901) terjadi tidak banyak modifikasi tradisi ini. Para pendamping brides dengan kata lain pengapit dan groomsmen nggak harus lagi berdandan sepersis mempelai. Krn di zaman itu sang mempelai cewek harus mengenakan dress dengan bustles (rangka besar), tudung panjang, beserta asesoris ribet lainnya. Jadi, sewaktu itu pager ayu cuman usah memakai gaun putih, pun groomsmen yang menyesuaikan.
DRESS HARGA 50RB
Beda zaman, beda fungsi dan peran
Seperti yg udah boss baca, di jaman dulu pager ayu & groomsmen itu tugasnya sakral banget. Enggak semata-mata jadi penghias bersama peramai perayaan resepsi doang. Semakin ke sini, beberapa tugas beserta peran pendamping mempelai sesungguhnya masih nggak sederhana. Para pengapit kebanyakan diminta bakal menopang merencanakan bridal shower, juga groomsmen merencanakan bachelor party. Selain itu, mereka juga lazimnya kudu mendamping para tamu invitasi selagi perayaan resepsi, plus unique untuk groomsmen kebanyakan diminta utk menemani mempelai perempuan berjalan ke altar.
Tapi seiring jaman berganti, tugas para pendamping brides beralih lbh praktis. Biasanya, mereka hadir sekadar bakal menyampaikan dukungan dan menemani kawannya yg jadi mempelai 24 hour itu. Juga utk mewakili para undangan undangan bagi berdiri, mengangkat gelas, dengan menjalankan tradisi toast saat pengantin memberikan speech dgn kata lain mengantarkan sepatah 2 patah kata.
DRESS HARGA 50RB
Dan ini argumen tradisi toast dilakukan
Seperti tradisi lainnya, tak mungkin muncul tiba-tiba. Selalu ada dongeng di baliknya. Toast atau bersulang di day resepsi pernikahan juga ada kisahnya, lho! Semua berpangkal dari Jerman. Saat itu ada cerita pria beserta cewek yg nggak mendapatkan restu hubungan. Hingga si ayah cewe bilang sama si cowok, “Kalau boss dpt meneguk larutan dari gelas (semacam gelas suci buat Misa gitu) tidak perlu tumpah, bro/sis boleh menikahi anak saya.”
Nah, saat itu ternyata si cowo yg yaitu tukang emas sukses melakukannya. Sewaktu saat itulah, tradisi bersulang dilakukan guna menghormati jerih payah pengantin cowo dalam memperoleh mempelai cewek. Uh, manisnya!
